Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.
(Q.S Ar Rum : 21)
Takdir mempertemukan kami dalam sebuah percakapan sederhana yang dalam waktu singkat tumbuh menjadi keyakinan. Meski perkenalan kami tidak sampai dua minggu, dari kata ke rasa dan dari rasa ke niat, langkah kami berjalan tanpa ragu karena tujuan yang sama: masa depan.
Keyakinan itu membawa kami pada pertemuan demi pertemuan yang semakin serius. Bukan hanya tentang dua hati yang saling mengenal, tetapi tentang dua keluarga yang membuka pintu, menyambut dengan hangat, dan menyatukan niat baik.
Pada Desember 2025, dua keluarga dipertemukan dalam suasana penuh kekeluargaan. Dengan ridho Allah dan restu orang tua, niat itu pun disampaikan secara resmi, hingga pada 08 Februari 2026 lamaran dilangsungkan sebagai tanda kesiapan untuk melangkah ke jenjang yang suci.
Di hadapan para saksi, kami akan mengucapkan ikrar janji
Kini, dengan penuh rasa syukur, kami melangkah menuju hari yang kami nantikan. Pada 05 juni 2026, dengan ridho Allah dan melangsungkan ijab qabul-menyatukan dua hati dalam Mitsaqan Ghalizha, sebuah perjanjian yang agung, untuk saling menjaga, menguatkan, dan berjalan bersama hingga akhir hayat, semoga Allah memberkahi perjalanan ini dengan sakinah, mawaddah, wa rahmah.
